Our amazing new site will launch in

Selasa, 09 Oktober 2012

Apa itu De Javu..?


Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih sebenarnya Deja vu ini? Mari kita telusuri bersama.

Apakah anda pernah mengalami situasi di mana secara sadar anda mengenal betul situasi itu yang menurut anda telah anda lalui sebelumnya? Apakah anda pernah mengalami suatu situasi di mana anda bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian hal itu benar-benar terjadi seperti yang anda rasakan telah anda lalui sebelumnya? Jika anda pernah mengalami hal-hal tersebut, itulah yang dinamakan Deja vu. Apakah Deja vu itu? Deja vu merupakan peristiwa di mana seseorang merasa yakin telah mengalami situasi baru sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi baru, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah melihat hal itu dalam mimpinya. Istilah Deja vu ini pertama kali diperkenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis. Kebanyakan mereka yang mengalami Deja vu mengklaim telah melihat sesatu dalam mimpi mereka atau sangat yakin telah melihat itu beberapa waktu yang lalu.

Beberapa Jenis Deja vu

Deja Senti: perasaan ini merujuk pada sesuatu "yang sudah dirasakan". Hal itu merupakan fenomena kejiwaan dan para peneliti meyakini bahwa sesuatu yang telah dirasakan di masa lalu itu sangat mirip dengan yang dirasakan saat ini. Kesamaan pada kedua pengalaman tersebut membuat seseorang merasa bahwa dia telah merasakan hal yang sama di masa lalu.

Deja Vecu: suatu perasaan bahwasanya segala sesuatu yang sedang terjadi baru saja itu identik dengan apa yang terjadi sebelumnya serta satu gagasan tidak wajar tentang apa yang akan terjadi berikutnya, diterminologikan sebagai Deja vecu. Seseorang yang mengalami perasaan Deja vecu mengklaim telah mengetahui apa yang sedikit lagi akan terjadi dan kadang kala merasa telah mengingat hal tersebut.

Deja Visite: Bentuk Deja vu ini merupakan suatu perasaan pernah mengunjungi suatu tempat yang benar-benar baru. Seseorang yang mengalami bentuk Deja vu ini mengklaim memiliki pengetahuan tentang sebuah tempat yang belum dikunjungi. Seseorang mengklaim mengetahui letak geografi suatu tempat, ketika dia belum pernah ke sana dalam kenyataannya. Deja visite dicirikhaskan dengan sebuah pengetahuan tidak wajar tentang suatu tempat yang belum pernah dikunjungi.

Para peneliti telah lama mencari berbagai sebab di balik Deja vu. Mereka mengasosiasikan penyakit-penyakit seperti schizophrenia, kegelisahan atau gangguan neurologi lainnya. Para peneliti belum mencapai kesuksesan dalam membangun hubungan antara penyakit-penyakit tersebut dengan Deja vu.

Namun, para peneliti telah menemukan bahwa Deja vu bisa saja merupakan hasil dari kegagalan sistem kelistrikan otak. Deja vu dipercaya sebagai suatu sensasi yang salah pada ingatan atau memori. Beberapa obat-obatan juga dipercaya sebaga salah satu faktor yang memicu Deja vu. Obat-obatan seperti amantadine dan phenylpropanolamine telah diteliti sebagai penyebab perasaan Deja vu. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada area mesial temporal otak yang menyebabkan Deja vu.

Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan sangat menarik. Sudah merupakan kecenderungan otak untuk menarik kesimpulan dari berbagai situasi yang berbeda. Otak seringkali mencoba untuk bereksperimen mereproduksi suatu situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Oleh karena itu antisipasi beberapa kejadian oleh seseorang bisa membuat orang tersebut berpikir bahwa dia telah mengalami suatu kejadian yang sama di masa lalu.

Yang menarik di sini, bisa saja terjadi bahwa salah satu dari mata kita melihat sesuatu sebelum mata yang lain. Satu mata merekam kejadian sebelumnya. Mata yang lainnya, yang merekam kejadian yang sama beberapa milidetik kemudian, membuat otak merasakan ingatan. Salah satu mata merasakan sesuatu dan otak mengartikannya. Mata lain yang tertinggal beberapa milidetik merasakan hal yang sama dan mengirim gambar tersebut ke otak. Begitu otak merasakan hal yang sama beberapa milidetik kemudian, orang tersebut merasa bahwa dia telah melihat itu sebelumnya. Gagasan ini tidak dapat menjadi alasan tepat untuk Deja vu karena orang yang hanya memiliki satu mata juga mengalami Deja vu.

Tidak semua orang percaya bahwa semua bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa teori terkait dengan Deja vu pada kemampuan fisik tertentu yang dimiliki manusia, di lain pihak, orang lain mengatakan bahwa perasaan Deja vu merupakan hasil dari kehidupan lain di masa lalu. Memang benar, Deja vu memiliki sifat-sifat misterius.

Minggu, 09 September 2012

Perbeda'an Itu Anugrah

DIFFRENT IS BEAUTIFUL



Banyak orang yang tidak mengetahui  bahwa sebenarnya perbeda'an itu sebenarnya indah,keindahan yang sebenarnya tiada duanya.Setiap orang berhak atas dirinya dan apa yang harus dilakukan selama itu masih berada dalam lingkup yang benar.

Perbeda'an tidaklah menyakitkan seperti banyak dibayangkan orang,bahkan jika dinilai dari segi yang berbeda perbeda'an bisa menjadi suatu keunikan tersendiri terlebih bagi yang menciptakannya, seperti contoh Albert Einsten.Se'orang tokoh ilmuan yang namanya berada di dalam salah satu buku Best seller dunia ya'itu "100 tokoh pengubah dunia".

Beliau pernah berkata "Aku tidak punya bakat khusus  Aku hanyalah orang yang penasaran!" Dari sebuah kata sederhana itulah Einsten memiliki banyak perbeda'an yang bisa dikatakan unik,kretif,dan imajinatif dari orang-orang pada masanya.Itu dikarenakan Einsten memilki pemikiran yang lain dari pada yang lain sehingga pemikirannya dari zaman dulu hingga sekarang masih banyak dipergunakan dan masih belum ada yang menentangnya.

Dan sebuah contoh lagi adalah  ketika Nabi Muhammad SAW menyatakan telah pergi dari makkah ke baitul maqdis hana dalam waktu satu malam dalam peristiwa isra' mi'raj,banyak orang berpendapat bahwa Nabi Muhammad gila,akan tetapi se'oarang sahabat bernama Abu Bakar membenarkan perkata'a nabi Muhammad, dan dari situlah sahabat Abu Bakar mendapat julukan "ASSHIDDIQ" dan namanya menjadi Abu Bakar Asshiddiq. Hal tersebut karena keberanian seorang sahabat Abu Bakar menanggapi dengan perkata'an yang berbeda terhadap isra' mi'raj yang memang sebenarnya adalah hal yang mutlak kebenarannya..! (lihat:http://www.youtube.com/watch?v=BV-qLqjKAhY )

Dan di dalam pencapaiannya tidak harus berjalan lurus dan mulus. Tidak ada yang melarang berjalan memutar, terenggok-enggok, atau bahkan tersesat sejenak. Bahkan dalam perjalanan yang dikira tersesat, terlampau banyak hikmah yang didapat.

Semoga bisa sedikit memberi pencerahan 

Minggu, 02 September 2012

Indahnya Impian

Miliki mimpi apapun, dan jangan ragu tuk berusaha mewujudkannya. Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan impian.

Ada seorang berkata bahwa impian yang disertai usaha adalah sempurna, dan impian tanpa usaha adalah berbahaya,akan tetapi orang yang berusaha tanpa memiliki impian sangatlah lebih berbahaya lagi.

Impian adalah penting,impian adalah sebuah keindahan yang entah berapa nilainya bagi yang memilikinya,impian adalah sesuatu yang harus diwujudkan dan semua yang telah ada berasal dari impian manusia yang telah terwujud.

Dulunya lampu hanyalah angan-angan belaka yng tidak ada wujudnya,sampai sese'orang bernama Joseph Swan dari inggris menemukannya setahun terlebih dahulu sebelum Edison mematenkan salah satu penemuan besar yang sebenarnya bukanlah penemuannya tapi melainkan meneruskan penemuan dari sese'orang yang bernama Joseph Swan (Baca di http://www.woamu.mangaku.net/2012/05/penemu-bola-lampu-pertama-bukanlah.html) 

Dulunya Andrea Hirata penulis buku novel best seller Laskar pelangi adalah anak blitung yang serba kekurangan dari segi harta,akan tetapi Andrea Hirata mempunyai impian untuk pergi ke Prancis menuntut ilmu,wal hasil sampailah dia di negri yang diimpikan berkat impian yang dipercayainya dan juga karena usaha yang dilakukannya.

Tidak ada hal yang tidak bisa dilakukan selama kita mempunyai impian,harapan dan cita-cita.Semua yang ada akan bisa kita lewati selama impian tersebut menjadi sebuah motivasi utama untuk maju dan lebih berkembang.

Berpikir dengan cerdas,Bekerja dengan keras dan Berdo'a secara ikhlas adalah perpaduan yang pas..!  

FOLLOW YOUR DREAM TRANSFORM YOUR FUTURE

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Followers

Statistik

Widget

SEO Reports for rhisza3.blogspot.com